Perbankan memberi persyaratan bagi para nasabah untuk mendapatkan properti dengan sistem KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah. Untuk mendapatkan properti dengan bank, perbankan menerbitkan beberapa persyaratan bagi Pegawai atau karyawan, Wiraswasta, maupun Profesi seperti doktor dsb.

Bagi para penggiat di bidang wirausaha, perbankan mengeluarkan persyaratan khusus seperti transaksi pembukuan selama 6 bulan terakhir. Maka dari itu para wirausahawan harus rajin dan teratur dalam menyimpan pembukuan serta nota-nota transaksinya dengan baik, karena sangat berpengaruh dalam proses untuk menentukan angsuran dan tempo KPRnya kecuali untuk program FLPP atau subsidi

Wirausahawan juga sangat wajib dalam mendaftarkan usahanya minimal izin kelurahan. Untuk meningkatkan grade perusahaan dan ternilai oleh pihak perbankan. Akan lebih baik lagi sudah terdaftar dalam bentuk CV atau PT dan melengkapi SIUP SITU dan TDPnya. Memang tidak menutup kemungkinan perbankan akan lebih mudah menggelontorkan kredit KPR bagi perusahaan yang terdaftar dan memiliki track record yang sangat baik.

Selebihnya adalah persyaratan umum seperti pas photo suami istri, KTP, KK dll nya. pasti untuk pengkreditan perbankan pasti membutuhkan data yang jelas dan benar kan…

Para nasabah juga di harapkan tidak pernah bermasalah dengan OJK, contohnya pernah membeli mobil dengan kredit tetapi ada history yang tidak baik di angsurannya… sekecil apapun akan tercatat lengkap oleh pihak OJK. Maka Bijaksanalah dalam mengelola keuangan

Konsultasikan terlebih dahulu dengan agen atau marketing properti dalam proses pembelian properti idaman anda, karena anda berhak mendapatkan informasi yang lengkap tentang kondisi dan pembiayaan properti yang akan anda beli ya….

0 Komentar

Tinggalkan Balasan